Hukum Bisnis dan Ekonomi

Hukum Bisnis dan Ekonomi

 

Hukum bisnis dan ekonomi secara sekilas memiliki pengertian yang sama dan sulit untuk dibedakan. Hal dikarenakan hukum bisnis dan ekonomi mengatur lapangan yang sama dalam hukum, yakni yang berkaitan dengan perekonomian. Mungkin karena itu pula, sehingga masih banyak diantara kita yang menggunakan istilah hukum bisnis dan ekonomi untuk menjelaskan pengaturan yang berkaitan dengan perekonomian atau transaksi ekonomi.

Sehubungan dengan hal tersebut, maka melalui artikel yang berjudul hukum bisnis dan ekonomi ini, kami akan menguraikan beberapa hal terkait dengan hukum bisnis dan ekonomi.

 

Pengertian Hukum Bisnis dan Ekonomi

Hukum bisnis dan ekonomi memiliki pengertian yang berbeda. Pengertian hukum bisnis telah pernah kami uraikan dalam artikel sebelumnya. Hukum bisnis dapat diartikan sebagai:

Peraturan tertulis yang dibuat oleh pemerintah dengan maksud untuk mengatur, mengawasi dan melindungi seluruh kegiatan bisnis, meliputi kegiatan industri, perdagangan dan pelaksanaan jasa serta semua hal yang berhubungan dengan kegiatan keuangan dan kegiatan bisnis lainnya.

Demikianlah pengertian hukum bisnis. Sedangkan hukum ekonomi dapat diartikan sebagai:

Keseluruhan norma yang dibuat oleh pemerintah atau penguasa sebagai suatu personifikasi dari masyarakat yang mengatur kehidupan ekonomi, dimana kepentingan individu dan kepentingan masyarakat saling berhadapan.

Pengertian hukum ekonomi tersebut, merupakan pengertian yang diberikan oleh Rochmat Soemitro. Berdasarkan pengertian tersebut, tampak bahwa hukum ekonomi memiliki jangkauan yang relatif lebih luas dibandingkan hukum bisnis.

Pengaturan dalam hukum bisnis terbatas pada pengaturan dalam kegiatan bisnis sedangkan hukum ekonomi meliputi pengaturan dan pemikiran hukum mengenai cara-cara peningkatan dan pengembangan kehidupan ekonomi Indonesia secara nasional, serta meliputi cara-cara pembagian dari hasil pembangunan ekonomi nasional secara adil dan merata dengan martabat kemanusiaan (hak asasi manusia) manusia Indonesia.

 

Fungsi Hukum Bisnis dan Ekonomi

Hukum bisnis dan ekonomi juga memiliki fungsi yang berbeda dalam pengaturannya. Hukum bisnis berfungi sebagai sumber informasi bagi para praktisi atau pelaku bisnis. Selain itu, hukum bisnis juga berfungsi sebagai sarana untuk memberikan pemahaman antara hak dan kewajiban yang dimiliki oleh pelaku bisnis dalam praktek bisnis. Tidak kalah pentingnya, hukum bisnis berfungsi sebagai sarana untuk mewujudkan watak dan perilaku pelaku bisnis yang mendukung terciptanya kegiatan bisnis yang adil, sehat, wakar dan dinamis dan memiliki jaminan dan kepastian hukum.

Hukum ekonomi memiliki fungsi yang lebih luas lagi, yakni menjaga dan menciptakan kaidah yang pengaman agar pelaksanaan pembangunan ekonomi tidak mengorbankan hak dan kepentingan pihak yang lemah. Fungsi hukum ekonomi dalam hal ini, bukan hanya untuk menyelesaikan masalah yang timbul tetapi yang lebih penting lagi adalah meletakkan dasar-dasar dari pembangunan itu sendiri.

 Hukum-Bisnis-dan-Ekonomi

Krisis ekonomi yang begitu parah yang melanda Negara Indonesia pada tahun 1998 tidak dapat dilepaskan dari kondisi hukum Indonesia yang belum siap untuk menopang dinamika pembangunan ekonomi yang begitu pesat pada waktu itu. Aturan hukum yang tidak memadai pada waktu yang lalu telah mengakibatkan keguncangan pasar dan dari hal itu kita dapat mengambil pelajaran bahwa liberalisasi pasar keuangan tanpa disertai aturan hukum yang memadai akan mengakibatkan instabilitas ekonomi dan dapat memicu suku bunga tinggi, yang pada gilirannya akan menyulitkan semua lapisan masyarakat.

Demikian uraian singkat kami mengenai hukum bisnis dan ekonomi. Semoga artikel mengenai hukum bisnis dan ekonomi ini dapat bermanfaat bagi kita semua.


- hukum bisnis ekonomi -

Advertisement

No comments.

Komentar terhadap "Hukum Bisnis dan Ekonomi"