Hukum Islam Mencukur Bulu Kemaluan

Hukum islam mencukur bulu kemaluan adalah termasuk sunnah. Dalam hadist diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda ada 5 hal yang termasuk sunnah fitrah. Berikut ini akan diberikan uraian secara singkat mengenai hukum islam mencukur bulu kemaluan. Namun sebelum itu, sebagai tambahan referensi mengenai hukum islam, anda juga dapat membaca uraian kami mengenai hukum islam yang telah kami posting dengan judul hukum islam.

 

Hukum Islam Mencukur Bulu Kemaluan

Hukum islam mencukur bulu kemaluan adalah salah satu persoalan yang biasanya enggan untuk ditanyakan seseorang dalam kajian secara langsung. Padahal hukum islam mencukur bulu kemaluan penting untuk diketahui dan dilaksanakan.

 

Ketentuan Hukum Islam Mencukur Bulu Kemaluan

Hukum islam mencukur bulu kemaluan adalah termasuk sunnah. Hal tersebut juga disebutkan dalam hadist Nabi Muhammad SAW yang berbunyi bahwa:

Lima hal yang termasuk sunnah fitrah: mencukur bulu kemaluan, berkhitan, memendekkan kumis, mencabut bulu ketiak dan memotong kuku

(HR. Jamaah)

Selain itu, Anas bin Malik berkata bahwa:

Telah ditentukan waktu untuk kami memendekkan misai, mengerat kuku, mencabut bulu ketiak, mencukur bulu kemaluan, dan kami tidak dibenarkan untuk membiarkannya lebih dari masa empat puluh malam

(Riwayat Muslim, Ibn Majah, Ahmad Tarmizi, Al-Nassai dan Abu Daud).

Berdasarkan uraian tersebut diatas, maka sangat jelas bahwa islam menganjurkan untuk mencukur bulu kemaluan. Yang dimaksud dengan mencukur adalah dapat pula dilakukan dengan mencabut atau memotong atau dapat pula dilakukan dengan menggunakan cairan kapur yang dapat merontokkan/menggugurkan bulu. Namun terdapat pula bagian tertentu pada tubuh yang justru akan menimbulkan dampak bila dicabut, seperti pada kelamin perempuan yang akan mengendur apabila dicabut.

Hukum-Islam-Mencukur-Bulu-Kemaluan
Hukum Islam Mencukur Bulu Kemaluan

 

Hukum Islam Mencukur Bulu Kemaluan untuk Kesehatan

Hukum islam mencukur bulu kemaluan juga sejalan dengan ilmu kesehatan. Oleh karena dalam ilmu kesehatan, bulu kemaluan dapat menjadi tempat kuman bersarang. Apalagi bila aktivitas kita menuntut banyak gerak yang menghasilkan keringat. Keringat tersebut dapat membuat bulu kemaluan lembab dan menimbulkan bau. Dengan demikian, akan dapat menimbulkan masalah kesehatan.

Demikianlah hukum islam mencukur bulu kemaluan agar dapat diketahui dan bermanfaat bagi kita semua. Artikel mengenai hukum islam mencukur bulu kemaluan ini disadur dari beberapa artikel pada beberapa situs.

Demikian uraian mengenai hukum islam mencukur bulu kemaluan. Kami juga menyarankan anda untuk membaca uraian kami mengenai hukum islam dalam mewarnai rambut yang telah kami posting dalam artikel dengan judul Hukum Islam Mewarnai Rambut. Akhir kata, semoga artikel mengenai hukum islam mencukur bulu kemaluan ini dapat bermanfaat bagi kita semua.


- Berdosakah bila mencukur bulu kemaluan - - HUKUM mencukur bulu kemaluan dalam islam -
    Share This Post !

Advertisement

No comments.

Komentar terhadap "Hukum Islam Mencukur Bulu Kemaluan"