Materi Hukum Islam

Materi Hukum Islam

Pengantar Materi Hukum Islam

Hukum Islam adalah hukum yang bersumber dari dan menjadi bagian agama Islam (ad Din al Islam). Hukum dalam konsep barat adalah peraturan-peraturan yang sengaja dibuat oleh manusia untuk mengatur kepentingan manusia dalam masyarakat tertentu. Konsepsi tersebut berbeda dengan materi hukum islam.

Dalam materi hukum islam, konsepsi hukum islam, hal yang mendasar atau kerangka umum mengenai hukum islam telah ditetapkan oleh Allah SWT. Materi hukum islam tersebut bukan hanya mengatur hubungan antara manusia dengan manusia, tetapi materi hukum islam tersebut juga mengatur hubungan manusia dengan Allah SWT, mengatur hubungan antara manusia dengan dirinya sendiri serta mengatur hubungan antara manusia dengan benda dalam masyarakat dan alam sekitarnya.

 

Materi Hukum Islam

Dalam materi hukum islam, sistem hukum islam, terdapat 5 kaidah yang digunakan untuk mengukur perbuatan-perbuatan manusia, baik dalam hal ibadah maupun di bidang muamalah. Kelima kaidah tersebut, dalam materi hukum islam biasa disebut dengan al ahkam atau al khamsah atau disebut penggolongan yang lima, antara lain:

  • Jaâ??iz (mubah/ibahah), yaitu kebebasan memilih untuk melakukan atau tidak melakukan suatu perbuatan.
  • Sunnat, yaitu mengandung anjuran untuk dilaksanakan karena memiliki manfaat.
  • Makruh, yaitu mengandung kaidah yang sebaiknya tidak dilakukan karena tidak bermanfaat/tidak berguna.
  • Wajib, yaitu mengandung perintah atau keharusan untuk dilakukan.
  • Haram, yaitu mengandung suatu larangan untuk dilakukan.

Materi Hukum Islam: Perbedaan Syariat dan Fikih

Dalam materi hukum islam terdapat perbedaan antara syariat dan fikih. Dalam kepustakaan hukum Islam berbahasa Inggris, syariat Islam disebut dengan istilah Islamic Law, sedangkan fikih islam disebut dengan istilah Islamic Jurisprudence. Dengan demikian dapat dipahami bahwa syariat merupakan dasar atau landasan bagi fikih sedangkan fikih merupakan pemahaman lebih lanjut mengenai syariat.

Selain perbedaan mendasar sebagaimana dimaksud diatas, dalam materi hukum islam perbedaan antara syariat dan fikih selanjutnya dapat dijelaskan sebagai berikut:

  • Ketentuan mengenai syariat terdapat dalam al-Quran dan al-Hadis sedangkan fikih terdapat dalam kitab-kitab mengenai fikih;
  • Syariat bersifat mendasar atau fundamental dan luas ruang lingkupnya sedangkan fikih memiliki ruang lingkup yang terbatas dan lebih bersifat instrumental;
  • Syariat merupakan ketetapan Allah SWT dan ketentuan dari Rasul-Nya dan karena itu syariat berlaku sepanjang jaman sedangkan fikih merupakan hasil karya manusia yang dapat berubah;
  • Syariat hanya ada satu sedangkan fikih dapat lebih dari satu;
  • Syariat menunjukkan adanya kesatuan hukum islam sedangkan fikih menunjukkan adanya keberagaman dalam hukum islam.

Materi Hukum Islam

Demikian artikel mengenai materi hukum islam ini dibuat semoga bermanfaat bagi anda.

Advertisement

No comments.

Komentar terhadap "Materi Hukum Islam"