Pengertian Hukum Adat

Pengertian Hukum adat sering diidentikkan dengan kebiasaan atau kebudayaan masyarakat setempat di suatu daerah dan bukan bagian dari sistem hukum nasional. Mungkin belum banyak masyarakat umum yang mengetahui bahwa hukum adat telah menjadi bagian dari sistem hukum nasional Indonesia, sehingga pengertian hukum adat juga telah lama menjadi kajian dari para ahli hukum. Oleh karena itu pula pengertian hukum adat dewasa ini sangat mudah kita jumpai di berbagai buku dan artikel yang ditulis oleh para ahli hukum di tanah air. Sebelum lebih lanjut menguraikan pengertian hukum adat, kami menyarankan anda untuk terlebih dahulu membaca uraian kami mengenai pengertian hukum. Uraian mengenai pengertian hukum tersebut, telah kami posting dalam artikel yang berjudul pengertian hukum. Hal ini dimaksudkan agar anda dapat lebih mudah memahami pengertian hukum adat.

Para ahli atau pakar hukum telah memberikan pengertian yang beragam terhadap hukum adat. Masing-masing memiliki paradigma atau cara pandang yang berbeda terhadap hukum adat. Untuk itu, penting bagi kita menelaah dan memahami maksud yang ingin disampaikan oleh para ahli atau pakar hukum dalam rumusannya mengenai pengertian hukum adat.

 

Pengertian Hukum Adat menurut Para Ahli

Ada beberapa ahli atau pakar hukum yang telah memberikan rumusan mengenai pengertian hukum adat. Diantaranya adalah Prof. H. Hilman Hadikusuma yang mendefinisikan hukum adat sebagai aturan kebiasaan manusia dalam hidup bermasyarakat. Kehidupan manusia berawal dari berkeluarga dan mereka telah mengatur dirinya dan anggotanya menurut kebiasaan dan kebiasaan itu akan dibawa dalam bermasyarakat dan negara.

Selanjutnya terdapat pula pengertian hukum adat yang diberikan oleh Van Vollenhoven. Menurutnya, hukum adat adalah keseluruhan aturan tingkah laku positif yang di satu pihak mempunyai sanksi (sebab itu disebut hukum) dan di pihak lain dalam keadaan tidak dikodifikasi (sebab itu disebut dengan adat). Van Vollenhoven berpendapat bahwa hukum adat adalah hukum yang tidak bersumber kepada peraturan yang dibuat oleh pemerintah Hindia Belanda dahulu atau alat-alat kekuasaan lainnya yang menjadi sendinya dan diadakan sendiri oleh kekuasaan Belanda dahulu. Pengertian hukum adat menurut Prof. Mr. C. Van Vollenhoven hampir sama dengan pengertian hukum adat yang dikemukakan oleh Prof. M. M. Djojodigoeno, SH. mengatakan bahwa hukum adat adalah hukum yang tidak bersumber kepada peraturan-peraturan.

Sementara itu, Bushar Muhammad menerangkan bahwa untuk memberikan definisi atau pengertian hukum adat sangat sulit sekali. Oleh karena hukum adat masih dalam pertumbuhan. Ada beberapa sifat dan pembawaan hukum adat, yakni: tertulis atau tidak tertulis, pasti atau tidak pasti dan hukum raja atau hukum rakyat dan lain sebagainya. Selain itu, terdapat pula pengertian hukum adat yang diberikan oleh Soerjono Soekanto yang menyebutkan pengertian hukum adat sebagai kompleks adat-adat yang tidak dikitabkan (tidak dikodifikasi) bersifat pemaksaan (sehingga mempunyai akibat hukum).

Supomo dan hazairin membuat kesimpulan bahwa hukum adat adalah hukum yang mengatur tingkah laku manusia Indonesia dalam hubungan satu sama lain. Hubungan yagng dimaksud termasuk keseluruhan kelaziman dan kebiasaan dan kesusilaan yang hidup dalam masyarakat adat karena dianut dan dipertahankan oleh masyarakat. Termasuk juga seluruh peraturan yang mengatur sanksi terhadap pelanggaran dan yang ditetapkan dalam keputusan para penguasa adat. Penguasa adat adalah mereka yang mempunyai kewibawaan dan yang memiliki kekuasaan memberi keputusan dalam suatu masyarakat adat. Keputusan oleh penguasa adat, antara lain keputusan lurah atau penghulu atau pembantu lurah atau wali tanah atau kepala adat atau hakim dan lain sebagainya.

 

Pengertian Hukum Adat Sebagai Hukum Asli

Secara histori, hukum yang ada di negara Indonesia berasal dari 2 (dua) sumber, yakni hukum yang dibawa oleh orang asing (belanda) dan hukum yang lahir dan tumbuh di Negara Indonesia itu sendiri. Hukum yang lahir dan tumbuh dalam masyarakat Indonesia tersebut bukanlah hukum yang tertulis. Hukum tersebut diwariskan secara turun temurun, namun diyakini dapat menciptakan kedamaian dan ketertiban dalam masyarakat. Mr. C. Vollenhoven adalah seorang peneliti yang kemudian berhasil membuktikan bahwa negara Indonesia juga memiliki hukum pribadi asli.

Hukum adat sebagai hukum Indonesia asli, jelas mengakar kuat dalam masyarakat. Bahkan pada zaman penjajahan, sangat sulit bagi Pemerintah Hindia Belanda untuk melaksanakan ketentuan yang menyebutkan bahwa hukum di Negara Belanda juga menjadi hukum yang berlaku di wilayah Negara Jajahan. Mereka pada akhirnya tidak dapat menyingkirkan norma-norma hukum adat yang tumbuh dan berkembang bersama dengan keyakinan masyarakat.  Untuk itu, sehingga Pemerintah Hindia Belanda terpaksa mengkombinasikan norma-norma hukum yang dibawa dari negara Belanda dengan hukum adat yang diyakini oleh masyarakat setempat.

Pengertian Hukum Adat
Pengertian Hukum Adat

 

Pengertian Hukum Adat yang Disepakati

Dengan adanya berbagai macam rumusan dan pendapat yang berbeda terhadap pengertian hukum adat, maka diperlukan adanya kesepahaman untuk menetapkan rumusan pengertian hukum adat yang disepakati. Untuk itu, dalam suatu seminar di Yogyakarta yang diselenggarakan pada tahun 1975 telah ditentukan pengertian hukum adat, sebagai berikut:

Hukum adat adalah hukum indonesia asli yang tidak tertulis dalam perundang-undangan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan disana-sini mengandung unsur agama. Kedudukan Hukum Adat sebagai salah satu sumber penting untuk memperoleh bahan-bahan bagi pembangunan hukum nasional yang menuju pada unifikasi hukum.

Dengan demikian, maka kita telah memiliki pengertian hukum adat yang dapat digunakan sebagai pedoman untuk mengkaji mendiskusikan segala hal lainnya terkait dengan hukum adat. Kami juga menyarankan anda untuk membaca artikel yang membahas mengenai pengertian hukum bisnis di Indonesia yang telah kami posting dengan judul pengertian hukum bisnis. Demikian uraian kami mengenai pengertian hukum adat, semoga artikel mengenai pengertian hukum adat ini dapat bermanfaat bagi kita semua.


- apakah itu hukum adat - - hukum adat 2 - - Hukum Adat dan Masyarakat Hukum Adat - - istilah hukum adat menurut prof bushar muhamad - - pengertian hukum adat - - Pengertian kebiasaan adat dan hukum adat sertabidang-bidang hukum adat - - pengertian pelanggaran adat menurut para ahli - - resume hukum adat dan hukum perdata -
    Share This Post !

Advertisement

No comments.

Komentar terhadap "Pengertian Hukum Adat"