Pengertian Hukum Menurut Para Ahli

Pengertian hukum menurut para ahli atau pakar hukum sangat beragam karena hukum bersifat abstrak dan luas sehingga tergantung sudut pandang masing-masing. Melalui artikel ini kami akan berbagi informasi mengenai beberapa pengertian hukum menurut para ahli atau pakar hukum, baik ahli hukum di Indonesia maupun ahli hukum dari luar negeri. Sebelumnya kami juga telah memposting artikel yang berjudul pengertian hukum yang memuat beberapa pengertian hukum menurut para ahli atau pakar hukum. Selain itu, anda juga dapat menemukan pengertian hukum menurut Utrecht yang kami uraikan dalam artikel yang telah diposting dengan judul pengertian hukum secara umum.

Berikut ini adalah beberapa pengertian hukum menurut para ahli yang kami bagi menjadi pengertian hukum menurut para ahli hukum dari Indonesia dan pengertian hukum menurut para ahli hukum dari luar negeri.

 

Pengertian Hukum Menurut Para Ahli Hukum di Indonesia

Berikut ini adalah beberapa pengertian hukum menurut para ahli hukum yang berasal dari dalam negeri, antara lain:

Soerojo Wignjodipoero :

Hukum adalah himpunan peraturan-peraturan hidup yang berisikan suatu perintah dan larangan atau perizinan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu hal, hukum bersifat memaksa serta dengan maksud untuk mengatur tata tertib dalam kehidupan bermasyarakat.

J.C.T. Simorangkir, SH & Woerjono Sastroparnoto :

Hukum adalah peraturan yang bersifat memaksa dan menentukan tingkah laku manusia dalam lingkungan masyarakat yang dibuat oleh badan-badan resmi yang berwajib dimana pelanggaran terhadap peraturan tersebut akan mengakibatkan hukuman yang tertentu.

SM. Amin, SH :

Hukum adalah kumpulan peraturan-peraturan yang terdiri atasi norma dan sanksi-sanksi hukum.

M.H. Tirtaatmidjaja, SH :

Hukum adalah semua aturan norma yang harus diturut dalam tingkah laku tindakan-tindakan dalam pergaulan hidup dengan ancaman mesti mengganti kerugian jika melanggar aturan-aturan itu akan membahayakan diri sendiri atau harta.

Wirjono Prodjodikoro :

Hukum adalah rangkaian peraturan-peraturan mengenai tingkah laku orang-orang sebagai anggota suatu masyarakat tertentu.

Prof. Achmad Ali :

Seperangkat kaidah atau aturan yang tersusun dalam suatu sistem, yang menentukan apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan oleh manusia sebagai warga masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat, yang bersumber dari masyarakat sendiri maupun dari sumber lain, yang diakui berlakunya oleh otoritas tertinggi dalam masyarakat tersebut, serta benar-benar diberlakukan oleh warga masyarakat (sebagai suatu keseluruhan) dalam kehidupannya dan jika kaidah tersebut dilanggar akan memberikan kewenangan bagi otoritas tertinggi untuk menjatuhkan sanksi yang sifatnya eksternal.

Prof. Soedikno Mertokusumo :

Keseluruhan kumpulan peraturan-peraturan atau kaidah-kaidah dalam suatu kehidupan bersama, keseluruhan peraturan tingkah laku yang berlaku dalam suatu kehidupan bersama, yang dapat dipaksakan pelaksanaannya dengan sanksi

Mochtar Kusumaatmadja :

Pengertian hukum yang memadai harus tidak hanya memandang hukum itu sebagai suatu perangkat kaidah dan asas-asas yang mengatur kehidupan manusia dalam masyarakat, tapi harus pula mencakup lembaga (institusi) dan proses yang diperlukan untuk mewujudkan hukum itu dalam kenyataan.

Abdulkadir Muhammad, SH :

Segala peraturan tertulis dan tidak tertulis yang mempunyai sanksi yang tegas terhadap pelanggarnya.

R. Soeroso SH :

Himpunan peraturan yang dibuat oleh yang berwenang dengan tujuan untuk mengatur tata kehidupan bermasyarakat yang mempunyai ciri memerintah dan melarang serta mempunyai sifat memaksa dengan menjatuhkan sanksi hukuman bagi yang melanggarnya.

Tentu saja masih ada beberapa lagi beberapa pengertian hukum menurut para ahli dari Indonesia yang belum sempat disajikan disini. Pengertian hukum menurut para ahli yang diuraikan diatas merupakan rumusan yang pada umumnya sering digunakan dan dapat dijumpai dalam buku-buku atau artikel hukum.

 

Pengertian Hukum Menurut Para Ahli Hukum Luar Negeri

Selanjutnya adalah pengertian hukum menurut para ahli hukum yang di luar negeri yang pada umumnya telah dikenal dan pandangannya sering digunakan sebagai referensi hukum, antara lain:

Plato :

Merupakan peraturan-peraturan yang teratur dan tersusun baik yang mengikat masyarakat.

Aristoteles :

Sesuatu yang sangat berbeda daripada sekedar mengatur dan mengekspresikan bentuk dari konstitusi dan hukum berfungsi untuk mengatur tingkah laku para hakim dan putusannya di pengadilan untuk menjatuhkan hukuman terhadap pelanggar.

Tullius Cicerco (Romawi) dalam “De Legibus” :

Hukum adalah akal tertinggi yang ditanamkan oleh alam dalam diri manusia untuk menetapkan apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan.

Schapera :

Setiap aturan tingkah laku yang mungkin diselenggarakan oleh pengadilan.

Hugo de Grotius :

Peraturan tentang tindakan moral yang menjamin keadilan pada peraturan hukum tentang kemerdekaan (law is rule of moral action obligation to that which is right).

Paul Bohannan :

Merupakan himpunan kewajiban yang telah dilembagakan kembali dalam pranata hukum.

Leon Duguit :

Seluruh aturan tingkah laku anggota suatu masyarakat, dimana aturan tersebut daya penggunaannya pada saat tertentu diindahkan/diikuti oleh anggota masyarakat sebagai jaminan dari kepentingan bersama dan jika ada yang melanggar, maka akan menimbulkan reaksi bersama terhadap seseorang atau beberapa orang yang melakukan pelanggaran itu.

Pospisil :

Aturan-aturan tingkah laku yang dibuat menjadi kewajiban melalui sanksi-sanksi yang dijatuhkan terhadap setiap pelanggaran dan kejahatan melalui suatu otoritas pengendalian.

Immanuel Kant :

Keseluruhan syarat-syarat yang dengan syarat-syarat tersebut kehendak bebas dari orang yang satu dapat menyesuaikan diri dengan kehendak bebas dari orang yang lain menuruti peraturan hukum mengenai kemerdekaan.

Thomas Hobbes :

Perintah-perintah dari orang yang memiliki kekuasaan untuk memerintah dan memaksakan perintahnya kepada orang lain.

Roscoe Pound :

Sebagai tata hukum mempunyai pokok bahasan hubungan antara manusia dengan individu yang lainnya dan hukum merupakan tingkah laku para individu yang dapat mempengaruhi individu lainnya. Hukum sebagai kumpulan dasar-dasar kewenangan dari putusan-putusan pengadilan dan tindakan administratif atau “law as a tool of social engineering”.

Pengertian-Hukum-Menurut-Para Ahli
Pengertian Hukum Menurut Para Ahli

John Austin :

Seperangkat perintah yang diberikan baik langsung maupun tidak langsung dari pihak mereka yang berkuasa kepada warga masyarakatanya yang merupakan masyarakat politik yang independen dimana pihak yang berkuasa memiliki otoritas yang tertinggi.

Rudolf von Jhering :

Keseluruhan peraturan yang memaksa yang berlaku dalam suatu Negara.

Karl Von Savigny :

Aturan yang tebentuk melalui kebiasaan dan perasaan kerakyatan, yaitu melalui pengoperasian kekuasaan secara diam-diam. Hukum berakar pada sejarah manusia, dimana akarnya dihidupkan oleh kesadaran, keyakinan dan kebiasaan warga masyarakat.

Van Vanenhoven :

Suatu gejala dalam pergaulan hidup yang bergolak terus menerus dalam keadaan berbenturan tanpa henti dari dan dengan gejala-gejala lain.

Karl Marx :

Suatu pencerminan dari hubungan umum ekonomis dalam masyarakat pada suatu tahap perkembangan tertentu.

Holmes :

Sesuatu yang dikerjakan dan diputuskan oleh pengadilan.

Utrecht :

Himpunan petunjuk hidup perintah dan larangan yang mengatur tata tertib dalam suatu masyarakat yang seharusnya ditaati oleh seluruh anggota masyarakat oleh karena itu pelanggaran petunjuk hidup tersebut dapat menimbulkan tindakan oleh pemerintah/penguasa itu.

Himpunan peraturan-peraturan (perintah-perintah dan larangan-larangan) yang mengurus tata tertib suatu masyarakat dan oleh karena itu harus ditaati oleh masyarakat itu sendiri.

 

Perbedaan Pengertian Hukum Menurut Para Ahli

Selain pengertian hukum menurut para ahli yang telah disebutkan diatas, dalam dunia hukum juga dikenal istilah pengertian hukum yang bersifat umum. Hal ini diperlukan untuk memudahkan kita dalam mempelajari hukum. Oleh karena adanya perbedaan pengertian hukum menurut para ahli dapat membuat kita sulit untuk memahami hukum yang kajiannya sangat luas dan memiliki banyak aspek. Sehubungan dengan hal tersebut, ada beberapa pakar atau ahli hukum termasuk Utrecht, yang telah memberikan batasan terhadap pengertian hukum sehingga pengertian hukum dirumuskan prinsip-prinsip hukum secara umum, sebagai berikut :

Hukum adalah himpunan peraturan-peraturan yang mengatur kehidupan bermasyarakat, dibuat oleh lembaga yang berwenang dan bersifat memaksa serta berisi perintah dan larangan yang apabila dilanggar akan mendapat sanksi.

Rumusan pengertian hukum secara umum tersebut diatas, hanyalah semata-mata dimaksudkan untuk dijadikan sebagai pedoman dan pegangan dalam mempelajari hukum. Kami akan menguraikan lebih banyak pengertian hukum menurut para ahli atau pakar hukum dalam artikel yang akan kami posting selanjutnya. Demikian uraian singkat mengenai pengertian hukum menurut para ahli atau pakar hukum, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

    Share This Post !

Advertisement

No comments.

Komentar terhadap "Pengertian Hukum Menurut Para Ahli"