Sejarah Hukum Adat

Sejarah Hukum Adat

 

Sejarah Hukum Adat di Indonesia

Melalui artikel ini kami bermaksud menguraikan mengenai kesimpulan singkat kami terhadap sejarah hukum adat di Indonesia. Hal ini disebabkan karena materi mengenai sejarah hukum adat di Indonesia sangat panjang dan sangat kompleks. Terus berkembang dari waktu ke waktu dan terdapat di banyak tempat di Indonesia.

Dalam sejarah hukum adat di Indonesia, terdapat berbagai bukti yang memperlihatkan kepada kita bahwa hukum adat telah ada di Indonesia sejak lama. Hal ini dapat ditunjukkan dengan keberadaan Kitab Civacasana yang telah ada sejak jaman Raja Dharmawangsa (Kerajaan Hindu) pada tahun 1000, kemudian ada juga kitab gajah mada yang dibuat oleh Patih Majapahit, yakni Patih Gajah Mada pada tahun 1331 sampai dengan 1364. Selain itu, ada pula kitab Adigama yang dibuat oleh Patih Kanaka dari Kerajaan Majapahit pada tahun 1413-1430. Kitab lainnya adalah kitab hukum Kutaramanava yang telah ada di Bali pada tahun 1350.

Keberadaan kitab-kitab tersebut menunjukkan kepada kita bahwa sejarah hukum adat di Indonesia telah ada sejak lama. Dalam sejarah hukum adat, kitab tersebut diatas merupakan kitab yang mengatur kehidupan di dalam lingkungan istana.

Selain kitab yang mengatur pola kehidupan di dalam lingkungan istana, dalam sejarah hukum adat masih banyak lagi kitab yang mengatur pola kehidupan masyarakat pada umumnya, antara lain: Ruhut Parsaroan dan Patik Dohot Uhumni Halak di Tapanuli. Kemudian ada Undang-Undang Jambi yang berlaku di masyarakat Jambi. Ada juga Undang-Undang Simbur Cahaya yang mengatur mengenai tanah di dataran tinggi daerah palembang. Undang-Undang Nan Dua Puluh yang mengatur mengenai delik di Minangkabau. Kemudian ada pula Amanna Gappa yang mengatur mengenai Pelayaran dan pengangkatan laut bagi orang wajo di Sulawesi Selatan. Kemudian ada pula Awig-awig yang ditulis diatas daun lontar di Bali.

 

Kesimpulan Singkat

Beberapa bukti tersebut diatas menunjukkan kepada kita bahwa sejarah hukum adat di Indonesia memiliki sejarah yang cukup panjang dan sangat beragam. Hukum adat tersebut tentunya sangat dihormati oleh masyarakat pada masa itu. Perubahan terhadap tata kehidupan sosial dan bahkan sampai menyentuh dalam lingkungan kerajaan terjadi ketika Belanda mencoba untuk menerapkan hukum yang berlaku di Negara asalnya. Hal tersebut dilakukan untuk menyesuaikan peraturan yang berlaku di masyarakat agar mendukung kepentingannya terhadap rakyat Indonesia.

Sejarah-Hukum-Adat

Demikian kesimpulan singkat kami mengenai sejarah hukum adat di Indonesia, semoga bermanfaat bagi kita semua.

    Share This Post !

Advertisement

No comments.

Komentar terhadap "Sejarah Hukum Adat"